Kamis, 08 Januari 2015

Profil dan Fakta Unik Tentang Yoo Seung Ho

Name: 유승호 / Yoo Seung Ho
Nickname :Little So Ji Sub
Birthdate:Seoul,1993-Aug-17
Height   : 175cm
Profession: Actor and model

Star sign: Leo
Blood type: A
Family    : Older Bother



TV Shows/Drama yang di bintangi yoo seung ho

  • I Miss You (MBC, 2012)
  • Arang and the Magistrate (MBC, 2012)
  • Operation Proposal (TV Chosun, 2012)
  • Warrior Baek Dong Soo (SBS, 2011)
  • Flames of Ambition (MBC, 2010)
  • God of Study (KBS2, 2010)
  • You're Beautiful (SBS, 2009) cameo
  • Queen Seon Deok (MBC, 2009)
  • The King and I (SBS, 2007)
  • The Legend (MBC, 2007)
  • Alien Sam (2006)
  • Sad Love Song (MBC, 2005)
  • Precious Family (KBS2, 2004)
  • The Immortal Lee Soon-Shin (KBS1, 2004)
  • Sweet Buns (MBC, 2004)
  • Love Letter (MBC, 2003)
  • Daddy Fish (MBC, 2000)


Film Yang di mainkan Yoo Seung Ho :
  • Leafie, A Hen Into the Wild (2011)
  • Blind (2011)
  • City of Fathers (2009)
  • Fourth Period Murder Mystery (2009)
  • Unforgettable (2008)
  • My Teacher (2006)
  • Hearty Paws / Heart is... (2006)
  • Don't Tell Papa (2004)
  • Happy (Ero) Christmas (2003)
  • The Way Home (2002)

Penghargaan yang diraih yoo seung ho
  • 2009 MBC Drama Awards: Best New Actor Award (Queen Seon Deok)
  • 2007 South Korea Movie Awards: Best Young Actor Award
  • 2007 Incheon International Design Paper: Heung Bo Dae Sa
  • 2006 Korean Children's Movie Awards: Heung Bo Dae Sa
  • 2005 KBS Drama Awards: Best Young Actor Award

Trivia tentang yoo seung ho
  • Education: Sewon High School
  • Made his debut in the 2000 MBC mini-drama "Fish Bones"
  • Appeared in Brown Eyes' "Don't Go, Don't Go" MV.
  • Appeared in G's "A Lonely Life" alongside So Ji Sub.
  • Also featured in Jo Sung Mo's "Please Take Good Care of Her.
  • Participated with various artists in the "Smile Again" MV for the "I Love Asia" Project.
  • Appeared in T-ara's "Lies" MV (2009).
  • Collaborated with IU in the song "Believe in Love".
  • Appeared in Taeyeon & The One's "Like a Star" alongside Park Eun Bin.

Dukungan untuk yoo seung ho
  • 2005: MARU Kid / 마루아이
  • 2002: Afkilla Plus / 에프킬라 플러스
  • 2000: Wheat Noodles / 햇국수, Ung Jin Ssing Kuh Bik / 웅진씽크빅, I-Brand / 아이북랜드
  • 1999: 77016

Fakta Unik Yoo Seung Ho

1. Seungho memulai karier sebagai aktor cilik diserial Daddy Fish pada tahun 2000
  2.    Seungho mempunyai nickname "Little So Ji Sub"
   3.    Dia adalah first kissnya Jiyeon T-ara di MV Lies 
     4.    Seungho menjadi aktor dari umur 6 tahun
      5.    Dia menjadi model sebuah produk bernama 77016 ditahun 1999

 6.  Dia lahir pada tanggal 17 Agustus 1993 *sama kayak hari kemerdekaan negara kita ya :D*
 7. Golongan darahnya A 
 8. Tingginya 175 cm *Harus agak dengak klo mau liat matanta :(*
 9. Dia berduet dengan IU di lagu "I Belive in Love" 

10. Dia menjadi cameo di serial drama You're Beautiful yang dibintangi Park Shin Hye,Jang Geun Suk,Jung Yong Ho, dan Lee Hong Ki (di episode 9) *Tetep cute ya :)*
11. Rata-rata fansgirl menyukainya karena alisnya yang tebal *termasuk saya :* *

12. Seungho masuk daftar 50 artis pria korea yang tertampan (Dia nomor 13) 

     13. Seungho & IU terpilih sebagai remaja paling sukses

     14. Seungho terpilih sebagai salah satu artis yang unggul dibidang akting & akademik.
    
     15. Artis cantik Park shin hye kebelet beradu akting dengannya karena drama I miis You .
16. Saat keluar dari Wamil Yoo Seung Ho meneteskan air mata




Minggu, 20 Desember 2009

First Love

       Siang yang tak bersahabatt itu membuat Putri gadis remaja yang baru duduk di bangku SMA terpaksa harus menutupi kepalanya dengan salah satu buku pelajaran miliknya.Mengapa tidak,sinar matahari siang itu sangatlah panas dan Putri pun harus berjalan kaki dari dimana ia turun dari angkot sampai rumahnya yang jaraknaya kurang lebih 200 m. Untunglah di sepanjang jalan banyak pohon-pohon yang bertengker.
Sesampainya di rumah, Putri bergegas mengganti pakaian lalu mengambil air wudhu untuk melaksanakan shalat Dzuhur. Selesainya shalat ia langsung menuju untuk mengisi perutnya, karena dari tadi cacing di dalam perutnya terus-menerus memainkan drum band. Ternyata menu hari ini adalah sup ayam di tambah tempe goreng dan tidak ketinggalan sambal ala ibunya. Menurut Putri itu menu yang cukup lumayan spesial,maklumlah pendapatan keluarganya tidak begitu besar, karena ibunya hanya seorang penjual gorengan keliling,sedangkan kakanya yang lelaki hanya seorang sales.Yah...
pendapatannya hanya cukup untuk membeli keperluan dirinya sendiri.Sedangkan kakanya yang perempuan hanya seorang marketing di salah satu dealer motor.

Rabu, 04 November 2009

Visi dan MiSi keSenIan baTiK

DenGan di buAtnYa bLog ni,kaMi haRaP para kaUm mUda DapaT mEnGhaRgai keBudaYaan yaNg ada di daEraHnya maSinG"...




AgaR keBudayaan kita naNti tiDaK di kLaim oLeH negara" Lain...



maRi kiTa saMa-saMa mEnJaga dan meLesTarikan keBudayaan" IndoNeSia...



I LOVE YOU FULL INDONESIA


By.JELLY YANA & DINI MELA SARI XI IPA 4

kesenian batik

Batik di Indonesia dapat ditemukan di berbagai tempat, baik itu di Pulau Jawa yang secara "tradisional" dikenal sebagai penghasil kain batik, maupun di tempat-tempat lainnya di luar Pulau Jawa seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali. Di masa lalu, batik yang dibuat di berbagai daerah itu memiliki perbedaan yang sangat jelas. Hal itu karena dipengaruhi berbagai faktor, antara lain bahan yang digunakan, cara pembuatan, budaya, dan kepercayaan masyarakat setempat. Meski setiap daerah pembatikan di Indonesia memiliki kekhasan masing-masing, semuanya adalah kekayaan rakyat Indonesia yang pantas dilestarikan, dikembangkan, dan di promosikan di dunia. Ketika Unesco menetapkan batik Indonesia sebagai warisan dunia, hal ini merupakan momen penting bagaimana kita sebagai bangsa harus mampu mengembannya. Masyarakat Indonesia patut berbangga.

Asal mula batik

Kata batik berasal dari sebuah kata dalam bahasa Jawa, yaitu ambatik yang arti secara teknisnya menuliskan atau menorehkan titik-titik ke selembar kain mori dengan menggunakan canting yang berisi lilin panas. Dalam bahasa Jawa, kata batik diartikan sebagai anulis atau anyerat yang berarti menulis, yang dalam arti yang luas disebut menggambar.

Teknik membatik sebenarnya sudah berumur ribuan tahun. Beberapa ahli bahkan menyebut teknik membatik mungkin berasal dari kebudayaan kuno bangsa-bangsa di Afrika, Timur Tengah (bangsa Sumeria kuno), dan beberapa bangsa kuno di Asia yang terus menyebar hingga sampai ke Indonesia. Awalnya, kain batik hanya dikenal sebatas lingkungan keraton atau kerajaan, semula hanya dipakai oleh kalangan bangsawan dan raja-raja. Namun, seiring dengan perkembangannya, kain batik dikenal luas di kalangan rakyat dan terus berkembang hingga masa sekarang. Jumlah dan jenis motif kain batik yang mencapai ribuan jenis ini mempunyai ciri khas pada masing-masing daerah di Indonesia. Walaupun terdapat jenis batik cap, kain batik tulis yang dibuat dengan menggunakan canting banyak diminati konsumen.

Kesenian batik ini di Indonesia dikenal secara luas sejak zaman kerajaan Majapahit dan terus berkembang hingga keluar Pulau Jawa dan berkembang di kerajaan-kerajaan lain di nusantara. Kesenian batik menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa setelah akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19, di mana batik yang dihasilkan hanya batik tulis yang masih menggunakan peralatan sederhana, dan menggunakan bubur ketan sebagai perintang karena belum dipakai lilin atau malam. Awal abad ke-20 batik cap dikenal setelah selesainya perang dunia I atau sekitar 1920-an. Meskipun pembatikan dikenal sejak zaman Majapahit, perkembangan seni batik mulai menyebar pesat di daerah Jawa Tengah Surakarta dan Yogyakarta.

Batik di Jawa Barat

Perkembangan seni batik di daerah pembatikan Jawa Barat dikenal di beberapa daerah, seperti Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Cirebon, Kuningan, dan Indramayu.

Seni batik di Tasikmalaya diduga dikenal sejak zaman kerajaan "Tarumanagara". Desa peninggalan yang sekarang masih ada pembatikan ialah Wurug/Urug terkenal dengan batik kerajinannya, Sukapura, Mangunraja, Maronjaya, dan Tasikmalaya kota. Pembatikan dikenal di Ciamis sekitar abad ke-19 meski kini batik Ciamis dapat dikatakan hampir tidak ada. Sementara itu, di daerah Cirebon seni batiknya memiliki kaitan dengan kerajaan yang ada di daerah ini, yaitu Kanoman, Kasepuhan, dan Keprabonan. Motif Megamendung dan Wadasan merupakan motif yang paling banyak digunakan dalam seni batik Cirebon. Seni batik Kuningan muncul dalam beberapa tahun belakangan atas prakarsa keluarga Pangeran Jati Kusuma, yang banyak mengangkat ragam motifnya dari ornamen arsitektur dan lingkungan alam sekitar. Seni batik Garut banyak menggambarkan motifnya dengan nama-nama yang terinspirasi dari kekayaan alamnya; Merak Ngibing, Patah Tebu, Lancah, Rereng Camat, Papangkah, dan lain-lain. Pada warna batik Garutan dijumpai warna biru, gumading (kuning gading), kopi tutung (cokelat tua), sering pula dijumpai warna krem-putih yang menjadi latar kain batik yang disebut sebagai lepaan, yaitu membiarkan bidang latar kain tetap berwarna putih.

Ketika batik mengalami masa keemasannya kembali beberapa tahun ke belakang, daerah-daerah lain yang tidak memiliki akar budaya pembatikan mulai menggeliat memunculkan seni batik di daerahnya masing-masing. Cimahi, Bogor, serta beberapa daerah lain mulai giat menggarap batik sebagai salah satu kekuatan baru dalam bidang seni, budaya, dan penguatan ekonomi.

Batik sebagai salah satu hasil budaya dalam tekstil turut berperan dalam menempatkan Indonesia secara istimewa di dunia dan menjadikan sebagian dari tekstil Indonesia dikenal sebagai salah satu tekstil terbaik dunia. Batik Indonesia memiliki kekuatan untuk terus bertahan di tengah deraan tekstil-tekstil printing yang diproduksi secara modern dan cepat. Batik sebagai salah satu produk kebudayaan dan kesenian memiliki keunggulan karena telah "bercerita" dengan berbagai variasi dalam ragam hias motif dan warnanya. Sebagai produk kerajinan, batik memiliki kriteria yang telah dipenuhi sesuai dengan persyaratan produk unggulan dalam bidang kriya tekstil. Hal itulah yang membedakannya dengan tekstil lainnya. Dengan adanya semangat menghadirkan dan memperkenalkan seni batik di berbagai daerah di Jawa Barat khususnya, hal ini menjadi salah satu kekuatan baru dalam "mengecilkan" peran tekstil bermotif batik (batik printing) yang kini marak dijumpai. Mari kita mulai memahami dan mencintai dengan menggunakan kain batik tradisional Indonesia.***